Rabu, 30 Maret 2016

Membuat Efek Panorama Planet Dengan Photoshop


Tutorial Membuat Efek Panorama Planet Dengan Photoshop. Ada filter menarik milik Photoshop yaitu Filter>Distort>Polar Coordinates, yang bisa kita gunakan untuk membuat efek planet kecil dari foto lansekap atau foto gedung di perkotaan. Untuk menerapkan filter polar coordinates sebaiknya dipilih foto lebar agar diperoleh foto lingkaran planet yang baik. Jika foto yang kita miliki kurang lebar, bisa diakali dengan menyalin foto lalu menempelkannya di sebelah kanan menggunakan Free Transform. Setelah memperlebar foto, ubah nilai height foto menjadi sama dengan nilai width-nya. Rotasi terlebih dahulu 1800 agar foto gedung/lansekap berada di atas, barulah kita terapkan filter polar coordinates. Sebagai tambahan kita akan memberi warna di luar planet menggunakan warna yang lebih gelap agar efek lingkaran planet dan atmosfirnya lebih terlihat.
Berikut langkah-langkahnya:

1. Duplikasi Layer.

Duplikasi Layer

Gambar: Duplikasi Layer.

Setelah membuka foto menggunakan Photoshop, duplikasi layer Background, caranya tekan tombol Ctrl+J. Sumber foto untuk tutorial Photoshop ini saya ambil dari Microsoft Office Image.

2. Tambah Lebar Foto Dengan Free Transform.

Free Transform

Gambar: Flip Horizontal.Geser dot di tengah foto ke kotak kecil di sebelah kanan.

Kita akan menambah ukuran lebar foto dengan menyalin foto lalu menempelkannya di sebelah kanan. Cara termudah adalah menggunakan Flip Horizontal milik Free Transform. Tekan Ctrl+T untuk memanggil Free Transform. Akan muncul kotak Free Transform mengelilingi foto. Perhatikan di bagian tengah foto terdapat dot kecil. Geser (klik kemudian drag) dot ini ke kanan hingga menyatu dengan kotak kecil di kanan kotak Free Transform. Selanjutnya pilih menu Edit>Transform>Flip Horizontal. Tekan tombol Enter untuk commit transform.

3. Reveal All.

Flip Horizontal

Gambar: Reveal All.

Foto hasil salinan yang telah kita flip horizontal belum terlihat pada dokumen. Pilih menu Image>Reveal All. Sekarang foto anda sudah memiliki lebar dua kali dari sebelumnya.

4. Flatten Image.

Flatten Image

Gambar: Flatten Image.

Pilih menu Layer>Flatten Image, kedua layer kita gabung menjadi satu.

5. Ubah Ukuran Foto.

Ubah ukuran foto

Gambar: Pilih menu Image>Image Size.

Ukuran foto sama

Gambar: Foto telah memiliki panjang dan lebar yang sama.

Pilih menu Image>Image Size. Jangan centang checkbox Scale Style dan checkbox Constrain Proportions. Kopikan kolom width ke height sehingga foto memiliki ukuran width dan height yang sama. Klik tombol OK. Sekarang foto kita sudah memiliki ukuran panjang dan lebar yang sama.

6. Rotasi 180 derajat.

Rotasi 180

Gambar: Lakukan Rotasi 180 derajat.

Untuk membuat efek planet dengan posisi perkotaan di bagian atas planet, kita harus melakukan rotasi 180 derajat terlebih dahulu. Pilih menu Image>Image Rotation>180.

7. Terapkan Filter Polar Coordinates.

Filter Polar Coordinates

Gambar: Kotak dialog Polar Coordinates.

Hasil Filter Polar Coordinates

Gambar: Hasil Filter Polar Coordinates.

Sekarang kita terapkan Filter Polar Coordinates dengan memilih menu Filter>Distort>Polar Coordinates. Pada kotak dialog Polar Coordinates, pilih Rectangular to Polar. Klik tombol OK. Kita lihat di bagian luar lingkaran planet terdapat area yang terdistorsi.

8. Seleksi Area di luar Planet.

Seleksi Area Terdistorsi

Gambar: Seleksi area di luar lingkaran planet.

Saya akan mengganti warna di luar lingkaran planet dengan warna biru gelap. Klik icon Elliptical Marquee Tool. Kemudian sambil menekan tombol Shift+Alt, klik di pertengahan foto dan drag arah luar agar diperoleh seleksi lingkaran sempurna. Lakukan inversi, caranya pilih menu Select>Inverse.

9. Pilih Warna Foreground.

Color Picker

Gambar: Color Picker untuk foreground color.

Klik kotak foreground color. Akan muncul kotak dialog Color Picker. Saya akan memilih warna biru gelap. Kemudian klik tombol OK.

10. Fill Area Seleksi Dengan Warna Foreground.

Fill Area

Gambar: Fill Seleksi.

Langkah terakhir adalah memberikan warna untuk area di luar planet. Sebelumnya saya sudah memberi warna biru gelap untuk foreground color. Dengan seleksi masih aktif, tekan tombol keyboard Backspace untuk mem-Fill area seleksi. Akan muncul kotak dialog Fill. Pada dropdown Use, pilih Foreground Color. Klik tombol OK. Selesai memberi warna background selesai juga efek planet kecil.
berikut ini efek polar coordinate yang dihasilkan:

Membuat Efek Panorama Planet Dengan Photoshop

Gambar: Tutorial Membuat Efek Panorama Planet Dengan Photoshop.
Semoga Anda menyukainya. terima kasih

Efek Silky Water Menggunakan Photoshop


Dalam mengambil foto aliran air, seorang fotografer biasa menggunakan efek motion blur untuk membuat efek silky water. Sebuah efek dimana aliran air terlihat halus seperti sutra. Semakin lama exposure akan semakin besar blur yang dihasilkan. Demikian juga untuk menghasilkan efek silky water menggunakan Photoshop, ide dasarnya adalah menggunakan filter motion blur untuk memberikan blur pada aliran air. Jika aliran air memiliki arah yang sama, akan mudah memberikan blur. Tetapi jika aliran air memiliki arah berbeda, maka kita harus melakukan seleksi di bagian-bagian kecil aliran air. Sehingga kita bisa memberikan filter motion blur dengan lebih akurat. Sumber foto untuk tutorial Photoshop ini diambil dari situs www.morguefile.com. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buat Seleksi Secara Garis Besar Pada Air.
Setelah membuka foto anda menggunakan menu File>Open, buat seleksi di area aliran air menggunakan Polygonal Lasso Tool (L). Klik icon Polygonal Lasso Tool. Pada Option Bar, klik icon New Selection dan isikan feather 10 pixels. Buat seleksi secara garis besar di aliran air. Pastikan titik akhir seleksi yang kita buat bertemu titik awal seleksi. Tidak perlu kuatir dengan batas antara air dengan bebatuan, karena akan kita bersihkan menggunakan Eraser Tool.

Polygonal Lasso Tool

Gambar: Polygonal Lasso Tool.

Polygonal Option

Gambar: Option Bar untuk Polygonal Lasso Tool.

Seleksi Polygon

Gambar: Seleksi Menggunakan Polygonal Lasso Tool.

2. Ubah Seleksi Menjadi Layer.
Setelah titik akhir seleksi yang kita buat bertemu titik awal seleksi, maka seleksi akan berubah menjadi garis putus-putus. Ubah seleksi ini menjadi layer terpisah, caranya tekan tombol Ctrl+J. Klik Layer 1 untuk memastikannya aktif.

Hasil Seleksi

Gambar: Hasil seleksi menggunakan Polygonal Lasso Tool.

Ubah Seleksi menjadi layer

Gambar: Tekan Ctrl+J untuk mengubah seleksi menjadi layer terpisah.

3. Terapkan Motion Blur.
Langkah selanjutnya adalah memberikan filter motion blur ke air terjun. Karena seleksi hilang setelah membuat Layer 1, tampilkan kembali seleksi, caranya tekan Ctrl+Klik di thumbnail Layer 1. Pilih menu Filter>Blur>Motion Blur. Akan muncul kotak dialog Motion Blur. Isikan derajat sudut/Angle sesuai arah aliran air, centang checkbox preview dan isikan pixels distance yang anda inginkan. Saya akan mengisikan Angle 90 derajat dan distance 40 pixels. Klik tombol OK.

Panggil Kembali Seleksi

Gambar: Ctrl+Klik untuk memanggil kembali seleksi.

Terapkan Motion Blur

Gambar: Terapkan Motion Blur.

4. Rapihkan Menggunakan Erase Tool.
Hapus motion blur di area-area yang tidak diinginkan seperti bebatuan. Klik icon Erase Tool. Atur opacitynya di option bar. Saya akan mengisikan opacity 80%. Atur ukuran brush menggunakan tombol keyboard kurung buka [ untuk memperkecil dan kurung tutup ] untuk memperbesar. Sapukan mouse (klik kemudian drag) di bagian-bagian yang ingin anda hilangkan blur-nya.

Eraser Tool

Gambar: Eraser Tool.

Eraser Option

Gambar: Eraser Tool Option Bar.

Rapihkan Dengan Erase Tool

Gambar: Hapus blur yang tidak diinginkan menggunakan Erase Tool.

5. Gunakan Warp Transform (Opsional).
Jika ada arah aliran air yang berkelok, kita bisa menggunakan fungsi Warp. Pilih menu Edit>Transform>Warp. Gunakan mouse untuk mengatur arah kelokan air. Tekan tombol Enter jika sudah selesai mengedit.

Gunakan Warp Transform

Gambar: Gunakan Warp Transform.

6. Rapihkan Menggunakan Liquify.
Langkah terakhir adalah merapihkan bagian-bagian tertentu agar terlihat alami menggunakan menu Filter>Liquify. Akan muncul window Liquify. Klik icon Forward Warp Tool (W) yang terletak di kiri atas window Liquify. Silahkan atur Brush size dan Brush pressure sesuai kebutuhan anda. Kemudian klik dan drag di bagian-bagian tertentu aliran air agar terlihat lebih natural. Setelah selesai klik tombol OK.

Liquify

Gambar: Filter Liquify.

Simpan project, pilih File>Save, beri nama kemudian klik tombol Save. Berikut hasilnya:

efek silky water

Gambar: Tutorial Efek Silky Water Menggunakan Photoshop.
Semoga Anda menyukainya. terima kasih atas kunjungannya

Membuat Efek Ukiran Kayu di Photoshop


Berikut tutorial membuat efek ukiran kayu photoshop. Untuk membuat efek ini intinya adalah membuat seleksi foto potret kita kemudian mengisi seleksi menggunakan warna hitam dengan blend mode softlight agar warna menyatu dengan warna kayu. Sedangkan untuk efek pahatan bisa digunakan Bevel & Emboss. Untuk mempermudah seleksi potret, akan kita gunakan seleksi menggunakan channel. Jadi foto potret kita ubah terlebih dahulu menjadi hitam putih dan diterapkan filter sketch>photocopy. Dengan cara ini channel akan mudah membaca garis-garis hitam putih dalam potret untuk diubah menjadi seleksi. Sumber foto untuk tutorial Photoshop ini diambil dari situs Microsoft Office Images. Sedangkan sumber foto tekstur diambil dari situs cgtextures. Langsung saja silahkan ikuti tutorial berikut:

1. Download Gambar Tekstur Kayu.
Silahkan download gambar tekstur kayu yang anda sukai di situs http://cgtextures.com/. Anda harus menjadi member terlebih dahulu. Tidak perlu takut menjadi member karena gratis, dengan kuota download 15MB per 24 jam.

Tekstur Kayu

Gambar: Tekstur kayu.

2. Seleksi Gambar Utama.
Pilih menu File>Open untuk membuka foto potret yang ingin anda ubah menjadi efek pahatan kayu kemudian lakukan seleksi menggunakan selection tool favorit anda. Untuk tutorial ini saya akan menggunakan Quick Selection Tool. Klik icon Quick Selection Tool pada Tool Panel kemudian klik dan drag di daerah background foto. Quick Selection Tool bekerja berdasarkan kesamaan warna jadi akan lebih mudah jika melakukan seleksi background. Setelah background terseleksi, lakukan inversi seleksi dengan memilih menu Select>Inverse atau menekan shortcut keyboard Shift+Ctrl+I.

Quick Selection Tool

Gambar: Quick Selection Tool.

Seleksi Background

Gambar: Klik kemudian drag di daerah background foto.

Inversi Seleksi

Gambar: Inversi seleksi. Pilih menu Select>Inverse atau shortcut Shift+Ctrl+I.

3. Pindahkan Foto Potret Ke Tekstur Kayu.
Klik icon Move Tool atau bisa dengan menekan tombol keyboard V. Klik foto potret di bagian dalam seleksi kemudian drag ke arah foto tekstur kayu. Sekarang foto potret anda sudah pindah pada foto tekstur kayu. Klik kemudian drag untuk mengatur posisinya pada kanvas.

Pindahkan Potret ke Tekstur

Gambar: Pindahkan potret ke tekstur kayu.

Potret Pindah

Gambar: Potret sudah pindah.

4. Desaturasi Warna potret.
Hilangkan warna foto potret dengan memilih menu Image>Adjustments>Desaturate.

Desaturate

Gambar: Hilangkan warna potret menggunakan desaturate.

5. Terapkan Filter Photocopy.
Langkah selanjutnya adalah menerapkan filter Sketch>Photocopy. Sebelumnya reset terlebih dahulu warna foreground/background ke default dengan menekan tombol keyboard D. Kemudian pilih menu Filter>Filter Gallery, dan pilih Sketch>Photocopy. Saya akan mengisikan Detail:15 dan Darkness:19. Atur angka ini disesuaikan dengan foto anda. Klik tombol OK.

fore back

Gambar: Reset warna foreground/background ke default.

Filter Photocopy

Gambar: Filter Photocopy.

Hasil Filter Photocopy

Gambar: Hasil filter photocopy.

6. Bersihkan Area Kulit Menggunakan Pencil Tool.
Kita lihat bagian wajah dan leher nampak hitam. Bersihkan warna hitam menggunakan Pencil Tool. Klik icon Pencil Tool pada Tool Panel. Pastikan foreground berwarna putih. Swap warna foreground/background dengan menekan tombol keyboard X. Kemudian sapukan mouse di bagian wajah dan leher untuk membersihkannya.

Pencil Tool

Gambar: Pencil Tool.

SwapForeBack

Gambar: Atur foreground ke warna putih.

Bersihkan Wajah

Gambar: Sapukan mouse di wajah dan leher.

7. Ubah Foto Potret Menjadi Seleksi.
Langkah selanjutnya mengubah potret menjadi seleksi. Hilangkan visibility option layer Background dengan cara mengklik icon mata yang terletak di sebelah kiri. Klik tab channel dan klik icon Load channel as selection yang terletak di bagian bawah layer panel (lihat gambar). Sekarang telah terbentuk seleksi foto potret kita. Klik kembali tab layer. Aktifkan visibility options layer background dan sembunyikan visibility options layer 1.

Hidden Tekstur

Gambar: Hidden layer background/tekstur kayu.

Buat Seleksi

Gambar: Buat Seleksi.

Hasil Seleksi

Gambar: hasil seleksi.

8. Fill Seleksi Dengan Warna Hitam.
Seleksi yang telah kita buat akan kita fill dengan warna hitam pada sebuah layer baru. Klik icon create new layer. Pastikan warna foreground berwarna hitam dengan menekan tombol D. Kemudian tekan tombol Alt+backspace untuk mengisi seleksi dengan warna hitam. Ubah blend mode ke softlight dan tekan tombol Ctrl+D untuk menghilangkan seleksi.

Buat Layer Baru

Gambar: Buat Layer Baru.

Softlight

Gambar: blend mode softlight.

9. Tambahkan Bevel & Emboss.
Tambahkan Bevel & Emboss, caranya tekan icon fx yang terletak di bagian bawah layer panel kemudian pilih Bevel & Emboss. Silahkan isikan pengaturan Bevel & Emboss dan Contour sesuai gambar dibawah. Kemudian klik tombol OK.

Tambahkan Bevel Emboss

Gambar: Tambahkan Bevel & Emboss.

Pengaturan Bevel & Emboss

Gambar: Pengaturan Bevel & Emboss.

Pengaturan Contour

Gambar: Pengaturan untuk Contour.

10. Tambahkan Teks Jika Perlu.
Klik icon Vertical Type Tool pada Tool panel. Pilih jenis font dan warna hitam pada option bar. Klik kanvas dan ketik teks yang anda inginkan. Tekan Ctrl+Enter jika sudah selesai mengetik. Gunakan Free Transform untuk mengatur posisi dan ukuran teks pada dokumen dengan menekan tombol Ctrl+T. Akan terlihat kotak Free Transform mengelilingi teks. Klik kotak Free Transform dan drag keluar untuk mengubah ukurannya. Klik bagian dalam Free Transfrom kemudian drag untuk memindahkan posisinya pada kanvas. Tekan Enter jika sudah selesai mengatur. Ubah blend mode layer teks dari normal ke Softlight. Terakhir terapkan Bevel & Emboss dengan pengaturan seperti di bawah.

Vertical Type Tool

Gambar: Vertical Type Tool.

Option Font

Gambar: Option Bar untuk Jenis font.

Ketik Teks

Gambar: Ketik teks.

Pengaturan Bevel Teks

Gambar: Pengaturan Bevel & Emboss untuk Teks.

Berikut ini hasil akhirnya:

Efek Ukiran Kayu Photoshop

Gambar: Tutorial Efek Ukiran Kayu Photoshop.

Semoga Anda menyukainya.